
Alkisah di perbukitan sebuah negeri tinggallah seorang nenek tua di sebuah gubuk kecil. Tiada sesiapa pun yang menemaninya. Namun demikian, dia tetap menjalani hari-harinya dengan semangat.
Setiap pagi dia turun bukit menyandang dua buah kendi dengan sebilah bambu yang diletakkan di bahunya. Setibanya di bawah bukit diisinya kedua buah kendi dengan air. Setelah penuh kedua kendi dengan air, dia segera kembali ke gubuknya dengan menyandang dua buah kendi tersebut. Sebenarnya ketika sampai di gubuk hanya akan tersisa satu kendi yang penuh berisi air, karena satu kendi lagi bocor. Namun demikian, setiap paginya nenek tua ini tetap membawa kedua kendi ke bawah bukit.
Acapkali kendi yang sempurna bentuknya merendahkan si kendi bocor.
"Kamu...